9.3.25

Hapus Jejak Emisi Karbon di Bumi, Pengadopsi Mangrove Asal Jakarta Adopsi Delapan Bibit Mangrove di SMC Jateng, Semarang

Semarang - KeMANGI. Tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian hutan mangrove saat ini mulai meningkat, seiring dengan semakin banyaknya aksi penanaman dan pemantauan mangrove yang gencar diadakan oleh banyak lembaga. Hal ini diakui oleh Bambang J. Laksono (Staf Manajer Hubungan Masyarakat dan Lapangan) yang mengatakan bahwa kesadaran masyarakat dalam mengurangi keberadaan jejak emisi karbon di bumi dengan kegiatan penanaman dan pemantauan mangrove melalui program Adopsi Mangrove yang selalu ada tiap bulannya. (19/9/2024). 

Dua orang pengadopsi mangrove yang berasal dari Forum Mahasiswa Administrasi Publik (FORMAP) Universitas Terbuka (UT), Jakarta, yaitu Fitri Jasmine Ginting dan Faris Nur Khulafa telah menanam bibit mangrove, masing-masing sejumlah delapan bibit mangrove berjenis Rhizophora mucronata dalam program Adopsi Mangrove. 

“Pagi tadi, saya membantu menanam dan memantaukan delapan bibit mangrove dari dua pengadopsi asal Jakarta, yaitu Kak Fitri Jasmine Ginting dan Kak Faris Nur Khulafa,” kata Bambang. “Semoga bibit yang ditanam dari para pegadopsi yang telah bergabung dapat tumbuh subur dan mampu membantu menghapus jejak emisi karbon dan memulihkan kondisi pesisir di SMC Jateng, Semarang,” tambahnya. 

Sebagai informasi, Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah (Jateng) merupakan salah satu lokasi pesisir di Pantai Utara Jawa yang mengalami konversi lahan. Berkurangnya jumlah hutan mangrove mempengaruhi kondisi pesisir menjadi rawan bencana sehingga SMC Jateng, Semarang memerlukan penanaman mangrove dalam jumlah yang banyak guna mengatasi hal tersebut. 

Saat ini, melalui program Adopsi Mangrove yang diinisiasi oleh KeMANGI, bibit mangrove yang berhasil tumbuh sudah mencapai ribuan bibit sehingga dapat ikut serta dalam berkontribusi mengembalikan hutan mangrove SMC Jateng, Semarang dan menghapus jejak emisi karbon di bumi. 

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 – 11.00 WIB ini berjalan dengan baik dan lancar yang ditutup dengan pendokumentasian kegiatan untuk pelaporan. (ADM/BJL/AP/ARH).

No comments:

Post a Comment