20.3.25

Hapus Jejak Emisi Karbon di Bumi, Pengadopsi Mangrove Asal Bandung Adopsi Empat Bibit Mangrove di SMC Jateng, Semarang

Semarang - KeMANGI. Tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian hutan mangrove saat ini mulai meningkat, hal ini dikarenakan hutan mangrove dapat menghapus jejak emisi karbon dengan penyimpanan karbonya yang besar. Selain itu, semakin banyak aksi penanaman dan pemantauan mangrove yang gencar diadakan oleh individu dan lembaga membuat individu atau lembaga lain tertarik untuk ikut serta dalam aksi ini. (10/1/2025). 

Rena Sagita (Staf Manajer Hubungan Masyarakat dan Lapangan) menyampaikan bahwa kesadaran masyarakat dalam pelestarian hutan mangrove sekaligus mengurangi keberadaan jejak emisi karbon di bumi dengan kegiatan penanaman dan pemantauan mangrove meningkat, hal ini dapat dilihat dari program Adopsi Mangrove yang selalu ada di setiap bulannya. 

Salah satu yang ikut dalam gerakan pelestarian hutan mangrove dan pengurangan jejak emisi karbon di bumi adalah Bryant Alden Wong, pengadopsi asal Bandung yang mengadopsi sejumlah empat bibit mangrove berjenis Rhizophora mucronata dalam program Adopsi Mangrove. 

“Saya telah membantu menanam dan memantaukan empat bibit mangrove dari Bryant Alden Wong pengadopsi asal Bandung,” kata Rena. “Semoga bibit yang ditanam dari pengadopsi ini dapat tumbuh subur dan mampu membantu menghapus jejak emisi karbon dan memulihkan kondisi pesisir di SMC Jateng, Semarang,” tambahnya. 

Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah (Jateng) merupakan salah satu lokasi pesisir di Pantai Utara Jawa, Semarang yang gencar dilakukan penanaman dan pemantauan mangrove untuk menjaga dan memulihkan wilayah pesisir. Laju degradasi hutan mangrove yang sangat tinggi dapat mempengaruhi kondisi pesisir menjadi rawan bencana sehingga SMC Jateng, Semarang memerlukan penanaman dan pemantauan mangrove guna mengatasi hal tersebut. 

Saat ini, melalui program Adopsi Mangrove yang diinisiasi oleh KeMANGI, bibit mangrove yang berhasil tumbuh sudah mencapai ribuan bibit sehingga dapat ikut serta dalam berkontribusi mengembalikan hutan mangrove SMC Jateng, Semarang dan menghapus jejak emisi karbon di bumi. 

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 - 09.00 WIB ini berjalan dengan baik dan lancar yang ditutup dengan pendokumentasian kegiatan untuk pelaporan. (ADM/ARH/RS/AP).

No comments:

Post a Comment