Program Adopsi Mangrove sering dijadikan pilihan alternatif untuk merayakan momen spesial seperti ulang tahun, anniversary, dan sebagai hadiah untuk seseorang. Hal ini menjadi tren karena memberikan kesempatan untuk berkontribusi pada pelestarian lingkungan, sekaligus memberikan makna yang lebih mendalam. Selain itu, dengan mengadopsi pohon mangrove, penerima hadiah juga ikut serta dalam upaya konservasi alam dan mitigasi perubahan iklim.
Sebanyak delapan bibit mangrove berjenis Rhizophora mucronata telah diadopsi atas nama Nur Farachim Rachman dan Yulianto, pengadopsi Asal Cilacap dalam rangka merayakan ulang tahun orang terkasih, yaitu Yulianto.
Kegiatan Adopsi Mangrove dilakukan di Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah (Jateng). Agape L. Anthoni (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan) dan Rena Sagita (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan) menyambut baik dan membantu melaksanakan kegiatan tersebut.
“Selamat ulang tahun kak Yulianto, semoga panjang umur dan sehat selalu!. Kami hari ini membantu menanamkan delapan bibit hasil Adopsi Mangrove. Kegiatan penanaman mangrove kini semakin populer di kalangan masyarakat, bukan hanya karena manfaatnya bagi lingkungan, seperti melindungi pesisir dan menghapus jejak emisi karbon, tetapi juga karena menjadi cara unik untuk merayakan momen spesial, seperti ulang tahun orang terkasih,” kata Agape. “Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya pelestarian alam semakin berkembang, seiring dengan tren yang menggabungkan aksi positif dengan perayaan khusus tertentu,” tambahnya.
Dengan menggabungkan momen spesial dan rasa cinta terhadap orang terkasih serta kepedulian terhadap lingkungan, aksi ini tidak hanya menjadi perayaan yang bermakna, tetapi juga memberikan dampak positif bagi alam. Melalui kegiatan ini, setiap orang dapat menunjukkan momen spesial dan rasa cinta mereka dengan cara yang lebih berarti sekaligus berkontribusi dalam upaya menjaga kelestarian bumi.
“Saya ucapkan terima kasih kepada pengadopsi yang telah melakukan Adopsi Mangrove. Harapannya bibit mangrove yang telah ditanam dapat tumbuh dan berkembang,” ujar Rena. “Bibit yang tumbuh dan berkembang harapannya dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat pesisir,” jelasnya.
Keseluruhan kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00–11.00 WIB ini berlangsung dengan baik dan lancar yang ditutup dengan pendokumentasian kegiatan. (ADM/ARH/AP).
No comments:
Post a Comment