Melalui program ini, setiap pengadopsi dapat mengadopsi satu atau lebih bibit mangrove yang kemudian ditanam dan dipantau pertumbuhannya. Adopsi mangrove juga sering dijadikan simbol kepedulian lingkungan, hadiah bermakna, maupun bagian dari kegiatan sosial yang berorientasi pada keberlanjutan kelestarian lingkungan.
Pada program Adopsi Mangrove kali ini, KeMANGI diwakili oleh Rena Sagita (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan) dan Anggoro D. B. Saputro (Staf Koordinator Operasional Media).
“Hari ini KeMANGI telah membantu menanam dan memantaukan empat bibit mangrove dari Juwita V. Damanik, pengadopsi asal Pekanbaru di SMC Jateng, Semarang,” kata Rena. “Dengan mengikuti program Adopsi Mangrove, pengadopsi dapat berkontribusi langsung dalam pelestarian ekosistem mangrove sebagai upaya penghapusan jejak emisi karbon di bumi,” tambahnya.
Rena Sagita (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan) menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pengadopsi dari awal hingga saat ini, dengan bantuan pengadopsi dari berbagai wilayah baik dalam maupun luar negeri dapat membantu memulihkan ekoistem mangrove dan manfaatnya dalam menyimpan karbon dapat memitigasi perubahan iklim di bumi.
Adopsi Mangrove adalah salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) dari KeMANGI yang bertujuan untuk membantu individu, lembaga, dan masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam rehabilitasi mangrove, tetapi terkendala oleh keterbatasan waktu, situasi, atau kondisi tertentu.
KeMANGI melalui program Adopsi Mangrove memiliki visi dan misi untuk membangun kembali pesisir Indonesia dengan program rehabilitasi pesisir dan mangrove yang cerdas demi masa depan Indonesia yang lebih baik.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00–11.00 WIB ini berjalan dengan baik dan lancar yang ditutup dengan pendokumentasian kegiatan untuk pelaporan. (ADM/ARH/RS/AP).
No comments:
Post a Comment