Adopsi Mangrove oleh KeMANGI merupakan inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) yang bertujuan untuk mempermudah individu, lembaga, dan masyarakat dalam berkontribusi terhadap rehabilitasi ekosistem mangrove.
Melalui program ini, pengadopsi dapat menanam dan memantau bibit mangrove tanpa harus terlibat langsung di lapangan. Oleh karena itu, program ini sangat cocok bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu atau akses.
Program ini juga sering dimanfaatkan sebagai cara unik untuk merayakan momen spesial, misalnya dengan memberikan bibit mangrove dari Adopsi Mangrove sebagai hadiah kepada orang terkasih. Dibandingkan hadiah konvensional, Adopsi Mangrove menawarkan pengalaman yang lebih bermakna dan memberikan kesan berbeda dalam sebuah perayaan.
Selain itu, dengan mengadopsi pohon mangrove, penerima hadiah juga ikut berkontribusi dalam upaya pelestarian alam, khususnya ekosistem mangrove dan dalam upaya mengurangi dampak perubahan iklim.
Hal ini dilakukan oleh Rani R. Sari yang memberikan hadiah berupa Adopsi Mangrove kepada sang ayah, Subari. Melalui Adopsi Mangrove, perayaan ulang tahun tidak hanya menjadi momen spesial, tetapi juga sarat makna karena dipadukan dengan kepedulian terhadap ekosistem mangrove. Dengan demikian, ulang tahun sang ayah menjadi lebih berkesan dan bermakna.
Sebanyak empat bibit mangrove berjenis Rhizophora mucronata telah diadopsi atas nama Subari, pengadopsi asal Semarang di kawasan SMC Jateng, Semarang.
Kegiatan Adopsi Mangrove diwakili oleh Bambang J. Laksono (Staf Koordinator Hubungan Masyarakat dan Lapangan) dan Rena Sagita (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan) dibantu Hikmah Rezki B. (Mahasiswa Magang) dan Resti A. Triani (Mahasiswa Magang) yang menyambut baik dan membantu melaksanakan kegiatan tersebut.
“Selamat ulang tahun pak Subari, semoga selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan umur yang penuh berkah. Terima kasih juga Tim KeMANGI ucapkan kepada kak Rani yang memberikan Adopsi Mangrove sebagai hadiah kepada sang ayah, semoga keluarga senantiasa diberikan kebahagiaan serta kesehatan,” kata Bambang. “Harapannya bibit yang telah diadopsi dapat tumbuh secara optimal sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi kawasan pesisir di Indonesia, masyarakat di sekitarnya, dan penebusan karbon dalam upaya mengurangi dampak perubahan iklim yang saat ini sudah kita rasakan,” tambahnya.
Keseluruhan kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00–11.00 WIB ini berlangsung dengan baik dan lancar yang ditutup dengan pendokumentasian kegiatan. (ADM/ARH/BJL/AP).
No comments:
Post a Comment