6.5.26

Penanaman Mangrove Semarang: Rayakan Ulang Tahun Idola dengan Tebus Jejak Emisi Karbon di Bumi, Klub Penggemar “Louis LNGSHOT,” Adopsi 40 Bibit Mangrove di SMC Jateng, Semarang

Semarang - KeMANGI. Degradasi ekosistem mangrove sejak awal abad ke-20 hingga saat ini terus meningkat secara signifikan. Kondisi ini menyebabkan wilayah pesisir di Indonesia memiliki kerentanan yang tinggi terhadap dinamika alam pesisir. Hal tersebut menyadarkan bahwa ekosistem pesisir memiliki peran yang sangat penting, baik sebagai pelindung alami maupun sebagai habitat bagi berbagai makhluk hidup di wilayah pesisir. (1/5/2026).

Berangkat dari kondisi tersebut, KeMANGI menginisiasi sebuah program yang memungkinkan seluruh lapisan masyarakat turut berkontribusi dalam upaya memulihkan ekosistem mangrove agar kembali seperti sediakala. 

Di sisi lain, sebagai negara dengan luasan mangrove terbesar di dunia, Indonesia memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga ekosistem penting ini karena perannya yang signifikan dalam mengendalikan perubahan iklim global. 

Program tersebut adalah Adopsi Mangrove, yaitu sebuah inisiatif yang memungkinkan individu, lembaga, maupun komunitas untuk berpartisipasi sekaligus dalam upaya mengurangi dampak perubahan iklim melalui rehabilitasi ekosistem mangrove. Selain itu, program ini juga dirancang bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu, akses, atau sumber daya, sehingga tetap dapat berkontribusi tanpa harus terlibat langsung di lapangan. 

Seiring perkembangan program ini, beberapa pihak juga menjadikan Adopsi Mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, khususnya ekosistem mangrove sekaligus sebagai bentuk perayaan, pemberian hadiah, dan ungkapan rasa syukur bagi diri sendiri maupun diberikan kepada orang terkasih serta idola. 

Hal ini juga dilakukan oleh klub penggemar Louis LNGSHOT, yang mengadopsi sejumlah 40 bibit mangrove dengan jenis Rhizophora mucronata dalam rangka merayakan ulang tahun sang idola. 

Louis Elliot Jourdain Lim, yang dikenal sebagai Louis LNGSHOT lahir 1 Mei 2010, adalah penyanyi pop dan idola K-Pop berdarah Prancis-Korea yang merupakan maknae (anggota termuda) dan main vocalist grup LNGSHOT di bawah naungan MORE VISION. Ia dikenal sebagai anggota Prancis pertama dalam boy group K-Pop dan mahir multibahasa. 

Kegiatan Adopsi Mangrove dilakukan di Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah (Jateng) oleh Tim KeMANGI diwakili Rena Sagita (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan) dan Fitriya A. Setyani (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan) dibantu Hikmah Rezki B. (Mahasiswa Magang) dan Resti A. Triani (Mahasiswa Magang) yang menyambut baik dan membantu melaksanakan kegiatan tersebut. 

“KeMANGI mengucapkan selamat ulang tahun ke kak Louis, semoga di hari ulang tahunnya diberikan kesehatan dan kelancaran serta kesuksesan dalam karir idolnya. Kami ucapkan terima kasih kepada klub penggemar Louis LNGSHOT yang telah berpartisipasi dalam Program Adopsi Mangrove untuk merehabilitasi ekosistem mangrove sekaligus memberikan hadiah yang bermakna kepada idolnya,” kata Fitriya. “Empat puluh bibit telah ditanam, semoga bibit yang telah ditanam dapat tumbuh dengan optimal sehingga memberikan manfaat yang maksimal juga bagi lingkungan, masyarakat di sekitarnya, dan bagi keberlanjutan bumi kita,” tambahnya. 

Keseluruhan kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00–11.00 WIB ini berlangsung dengan baik dan lancar yang ditutup dengan pendokumentasian kegiatan. (ADM/ARH//FAS/AP).

No comments:

Post a Comment