Oleh karena itu, setiap orang dapat memilih cara yang berbeda untuk merayakan momen tersebut agar menjadi pengalaman yang berkesan dan bermakna. Salah satunya adalah dengan merayakan ulang tahun melalui kegiatan yang memberikan manfaat.
Hal tersebutlah yang membuat Program Adopsi Mangrove dari KeMANGI menjadi salah satu pilihan dalam rangka merayakan ulang tahun dan hadiah bagi orang terkasih. Adopsi Mangrove merupakan program yang memungkinkan setiap pengadopsi untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan penanaman dan pemantauan mangrove tanpa harus turun langsung ke lapangan. Selain itu, mangrove dikenal karena manfaatnya yang sangat besar baik bagi lingkungan maupun masyarakat.
Melalui program ini, sebuah hadiah dapat diwujudkan dalam bentuk yang berbeda. Tidak hanya memberikan sesuatu kepada orang terkasih, tetapi juga menghubungkan momen tersebut dengan kegiatan pelestarian lingkungan. Bibit mangrove yang diadopsi menjadi bagian dari kegiatan rehabilitasi dan selanjutnya diimplementasikan oleh Tim KeMANGI di lokasi yang telah ditentukan.
Dari alasan tersebutlah banyak pihak berbondong-bondong mengikuti program ini. Program ini berkembang menjadi program yang tidak hanya berfokus pada perbaikan wilayah pesisir di Indonesia, tetapi menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan seseorang. Salah satunya adalah momen ulang tahun yang diwujudkan melalui pemberian hadiah dalam bentuk adopsi bibit mangrove.
Hal ini yang kemudian juga mendasari pengadopsi mangrove di Bulan September 2026 ikut berkontribusi. Pengadopsi yang berkontribusi di antaranya atas nama Aria Zulham pengadopsi asal Jakarta, Gito (Ito) pengadopsi asal Yogyakarta, dan Sachio O. Vidiramdhan pengadopsi asal Wonogiri yang masing-masing mengadopsi empat bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata, sehingga jumlah keseluruhan adalah 12 bibit yang harus diimplementasikan.
Ketiganya mendapatkan Adopsi Mangrove sebagai hadiah ulang tahun berkesan dan bermakna yang diberikan oleh orang terkasih, sehingga perayaan tersebut sekaligus diwujudkan dalam bentuk dukungan terhadap pelestarian ekosistem mangrove.
Adopsi Mangrove kemudian diimplementasikan oleh Bambang J. Laksono (Staf Koordinator Hubungan Masyarakat dan Lapangan) dan Fitriya A. Setyani (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan). Keduanya menyambut baik partisipasi para pengadopsi dan membantu melaksanakan kegiatan implementasi bibit mangrove sebagai bagian dari program tersebut.
“Kami, Tim Adopsi Mangrove KeMANGI, mengucapkan terima kasih kepada para pengadopsi dan penerima adopsi yang telah berkontribusi dalam program ini. Partisipasi tersebut tidak hanya mendukung upaya pelestarian ekosistem mangrove, tetapi juga menjadi bagian dari momen berkesan bagi para penerima adopsi. Jumlah bibit yang kami implementasikan sejumlah 12 bibit mangrove dengan jenis Rhizophora mucronata. Semoga Adopsi Mangrove menjadi hadiah ulang tahun yang bermakna dan berkesan,” kata Bambang. “Kepada para penerima adopsi kami ucapkan selamat ulang tahun, semoga diberikan kesehatan dan umur yang panjang. Begitu pula dengan bibit yang ditanam dapat tumbuh dengan baik sehingga dapat menumbuhkan manfaat bagi lingkungan dan orang-orang di sekitarnya,” tambahnya.
Melalui Program Adopsi Mangrove, perayaan ulang tahun dapat diwujudkan dalam bentuk yang tidak hanya berkesan bagi penerima, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan. Setiap bibit yang diadopsi menjadi bagian dari upaya rehabilitasi ekosistem mangrove dan dapat terus tumbuh menjadi pengingat atas momen spesial yang pernah dirayakan.
KeMANGI berharap semakin banyak pihak yang dapat menjadikan Adopsi Mangrove sebagai bagian dari berbagai momen spesial dalam kehidupan. Dengan demikian, sebuah hadiah tidak hanya menjadi kenangan bagi penerimanya, tetapi juga dapat menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan dukungan bagi keberlanjutan ekosistem mangrove.
Melalui Program Adopsi Mangrove, setiap bibit yang ditanam diharapkan dapat tumbuh dan berkembang menjadi bagian dari ekosistem pesisir yang memberikan manfaat dalam jangka panjang. Mangrove yang tumbuh dengan baik dapat membantu menjaga kestabilan garis pantai, menyediakan habitat bagi berbagai jenis biota, serta mendukung keseimbangan ekosistem pesisir. Selain itu, keberadaan mangrove juga berperan dalam menyerap dan menyimpan karbon, sehingga turut mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.
Keseluruhan kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00–11.00 WIB ini berlangsung dengan baik dan lancar yang ditutup dengan pendokumentasian kegiatan. (ADM/ARH/BJL/AP).




No comments:
Post a Comment