1.5.25

Hapus Jejak Emisi Karbon di Bumi, Program “Beli Ecobag = Tanam Pohon” Hasil Kerja Sama KeMANGI, IKAMaT, dan PT Versuni Homelife Indonesia Berhasil Adopsi 36 Bibit Mangrove di SMC Jateng, Semarang

Semarang – KeMANGI. KeMANGI memiliki program Adopsi Mangrove yang merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR). Program ini bertujuan untuk membantu individu, lembaga, dan masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam rehabilitasi mangrove, tetapi terkendala oleh keterbatasan waktu, situasi, atau kondisi tertentu. (6/3/2025). 

Oleh karena itu, KeMANGI melalui program CSR-nya bekerja sama dengan IKAMaT dan PT Versuni Homelife Indonesia dalam program “Beli Ecobag = Tanam Pohon.” Hal ini memungkinkan masyarakat membeli ecobag di service center Philips, di mana hasil keuntungannya nanti akan digunakan untuk menanam bibit mangrove di Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah (Jateng). 

“Beli Ecobag = Tanam Pohon” merupakan inisiatif kolaboratif antara KeMANGI, IKAMaT, dan PT Versuni Homelife Indonesia sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Melalui program ini, setiap pembelian ecobag berkontribusi langsung pada penanaman bibit mangrove dalam mendukung upaya pelestarian alam secara berkelanjutan, meningkatkan kesadaran lingkungan, dan mendukung upaya rehabilitasi ekosistem mangrove. 

Adopsi Mangrove kali ini dimulai pada pukul 09.00 WIB oleh KeMANGI dan IKAMaT yang diwakili oleh Agape L. Anthoni (Staf Manajer Hubungan Masyarakat dan Lapangan) dan Anggoro D. B. Saputro (Staf Manajer Keuangan dan Operasional). 

“Hari ini kami melakukan penanaman bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata hasil Adopsi Mangrove program “Beli Ecobag = Tanam Pohon” kerja sama PT Versuni Homelife Indonesia, IKAMaT dan KeMANGI, dengan hasil sementara didapatkan 36 bibit mangrove sampai bulan Februari 2025,” ujar Agape. “Hasil tersebut didapatkan dari keuntungan penjualan ecobag di setiap service center Philips yang ada di Indonesia,” jelasnya lebih lanjut. 

Bibit mangrove yang ditanam memiliki kemampuan dalam menangkap dan menyimpan karbon di bumi. Oleh karena itu, program ini juga merupakan upaya memitigasi perubahan iklim di bumi dengan penghapusan jejak emisi karbon. Hal ini dikarenakan kemampuan ekosistem mangrove dalam menyimpan karbon yang lebih besar tiga hingga lima kali dari hutan terestrial di darat.

“Semoga bibit yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik sehingga dapat memberikan fungsi dan manfaat ekosistem mangrove secara optimal pada masyarakat dan lingkungan sekitar,” kata Anggoro. “Selain itu, masyarakat dapat berkontribusi untuk periode selanjutnya dengan cara membeli ecobag yang dijual di service center Philips di seluruh Indonesia. Keuntungan dari penjualan tersebut akan digunakan untuk dikonversi menjadi bibit mangrove dalam program Adopsi Mangrove,” katanya lebih lanjut. 

Kegiatan yang selesai pada pukul 11.00 ini berjalan dengan baik dan lancar yang ditutup dengan pendokumentasian kegiatan untuk pelaporan. (ADM/ARH/ALA/AP).

No comments:

Post a Comment