1.5.25

Hapus Jejak Emisi Karbon di Bumi, Semarang Multinational School Adopsi 1.084 Bibit Mangrove di SMC Jateng, Semarang

Semarang – KeMANGI. KeMANGI memiliki program Adopsi Mangrove yang merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR). Program ini bertujuan untuk membantu individu, lembaga, dan masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam rehabilitasi mangrove, tetapi terkendala oleh keterbatasan waktu, situasi, atau kondisi tertentu. (20/3&10/4/2025).

Pengadopsi mangrove kali ini adalah Semarang Multinational School (SMS). SMS adalah sekolah nirlaba yang dikelola oleh komunitas masyarakat yang bertujuan untuk memberikan standar tertinggi pendidikan internasional sambil menerima semua budaya, kebangsaan, dan agama yang berbeda. 

SMS melaksanakan Adopsi Mangrove dalam rangka memberikan edukasi kepada siswa-siswi tingkat lower primary level setingkat sekolah dasar sekaligus memperingati Hari Bumi tahun 2025. 

Sebelum dilaksanakan kegiatan Adopsi Mangrove siswa-siswi SMS beserta guru dan orang tua mengunjungi Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah (Jateng) untuk melihat dan belajar langsung terkait ekosistem mangrove secara langsung di habitatnya. 

Kunjungan SMS di SMC Jateng, Semarang (20 Maret 2025) 
KeMANGI memberikan edukasi berkaitan dengan materi yang sedang diajarkan di sekolah terkait lingkungan pesisir dan ekosistem, dalam hal adalah ekosistem mangrove yang merupakan salah satu ekosistem di Semarang. 

“Kami mengumpulkan donasi untuk kegiatan penanaman dan pemantauan mangrove melalui Program Adopsi Mangrove. Terdapat dua tujuan khusus kami melaksanakan program penanaman dan pemantauan melalui Adopsi Mangrove ini,” kata Tazivei Makwavarara (Guru Pendamping SMS). “Tujuan pertama kegiatan ini karena materi yang sedang diajarkan saat ini berkaitan dengan ekosistem dan lingkungan, khususnya ekosistem mangrove sehingga harapannya dengan kami ke SMC Jateng, Semarang ini membuat siswa-siswi kami melihat dan belajar secara langsung di habitatnya serta mengetahui manfaatnya bagi lingkungan dan masyarakat. Tujuan kedua berupa penanaman dan pemantauan bibit mangrove ialah dalam rangka memperingati Hari Bumi tahun 2025,” jelasnya lebih lanjut.

Kunjungan ini dilaksanakan pukul 10.00 – 12.00 WIB dan didampingi oleh Yuzra Novrian (Staf Manajer Hubungan Masyarakat dan Lapangan), Rena Sagita (Staf Manajer Hubungan Masyarakat dan Lapangan), dan Agape L. Anthoni (Staf Manajer Hubungan Masyarakat dan Lapangan). 

Yuzra menjelaskan terkait pengertian dasar, fungsi, manfaat, habitat, dan tempat hidup mangrove kepada siswa-siswi SMS. Siswa-siswi juga mendengarkan secara seksama dan bersemangat. 

Kegiatan kunjungan ke SMC Jateng, Semarang berjalan dengan baik dan lancar yang ditutup dengan foto bersama di kawasan ekosistem mangrove. 

Kegiatan Penanaman dan Pemantauan Bibit Mangrove di area Pantai SMC Jateng, Semarang (10 April 2025) 
Sebagai tindak lanjut kunjungan SMS ke SMC Jateng, Semarang maka tim Adopsi Mangrove KeMANGI dan anggota Kelompok Ngebruk Lestari (KENARI) telah melaksanakan kegiatan Adopsi Mangrove 1.084 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata di lokasi penanaman. 

Kegiatan penanaman dan pemantauan dilaksanakan pada pukul 08.00 - 11.00 WIB ini berjalan dengan baik dan lancar yang ditutup dengan pendokumentasian kegiatan untuk pelaporan. (ADM/ARH/YN/AP).

No comments:

Post a Comment