1.5.25

Hapus Jejak Emisi Karbon di Bumi, Pengadopsi Mangrove Asal Tangerang Selatan Adopsi Empat Bibit Mangrove di SMC Jateng, Semarang

Semarang – KeMANGI. KeMANGI melalui program Adopsi Mangrove kembali membantu menanam dan memantaukan bibit mangrove di Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah (Jateng), kali ini kepada Nuki Adiati, pengadospi asal Tangerang Selatan yang mengadopsi empat bibit mangrove berjenis Rhizophora mucronata. (10/4/2025). 

Kesadaran publik mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan mangrove menunjukkan peningkatan yang signifikan. Peningkatan ini didorong oleh pemahaman akan fungsi dan manfaat mangrove dalam menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar, yang berperan penting dalam menghapus jejak emisi karbon. Di samping itu, semakin masifnya kegiatan penanaman dan pemantauan mangrove yang dilakukan oleh berbagai kalangan, baik individu maupun lembaga, ikut menjadi faktor pendorong semakin luasnya partisipasi dalam upaya konservasi ini. 

Pada program Adopsi Mangrove kali ini, KeMANGI diwakili oleh Agape L. Anthoni (Staf Manajer Hubungan Masyarakat dan Lapangan) dan Rena Sagita (Staf Manajer Hubungan Masyarakat dan Lapangan). 

“Saya telah membantu menanam dan memantaukan empat bibit mangrove dari Nuki Adiati, pengadopsi asal Tangerang Selatan,” kata Agape. “Semoga bibit yang ditanam dari pengadopsi ini dapat tumbuh subur dan mampu membantu menghapus jejak emisi karbon dan memulihkan kondisi pesisir di SMC Jateng, Semarang,” tambahnya. 

Agape L. Anthoni (Staf Manajer Hubungan Masyarakat dan Lapangan) menyampaikan semakin banyak individu dan lembaga yang melaksanakan program Adopsi Mangrove. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat dalam pelestarian hutan mangrove sekaligus mengurangi keberadaan jejak emisi karbon di bumi dengan kegiatan penanaman dan pemantauan mangrove meningkat, hal ini dapat dilihat dari program Adopsi Mangrove yang selalu ada tiap bulannya. 

“Saya berharap dengan semakin sering dilaksanakannya program Adopsi Mangrove dapat memberikan manfaat sebagai pelindung bagi masyarakat dan lingkungan pesisir,” ujar Rena. “Harapannya kegiatan ini juga menjadi pemacu individu dan lembaga lain untuk ikut serta dalam program ini,” jelasnya lebih lanjut. 

Saat ini, melalui program Adopsi Mangrove yang diinisiasi oleh KeMANGI, bibit mangrove yang berhasil tumbuh sudah mencapai ribuan bibit sehingga dapat ikut serta dalam berkontribusi mengembalikan hutan mangrove SMC Jateng, Semarang dan menghapus jejak emisi karbon di bumi. 

Adopsi Mangrove adalah salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) dari KeMANGI yang bertujuan untuk membantu individu, lembaga, dan masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam rehabilitasi mangrove, tetapi terkendala oleh keterbatasan waktu, situasi, atau kondisi tertentu. 

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 – 10.00 WIB ini berjalan dengan baik dan lancar yang ditutup dengan pendokumentasian kegiatan untuk pelaporan. (ADM/ARH/ALA/AP).

No comments:

Post a Comment