17.11.25

Bisa Hapus Jejak Emisi Karbon di Bumi, Hasil Pemantauan Adopsi Mangrove KeMANGI November 2025: Persentase Kelulushidupan Bibit Mangrove Hasil Adopsi Mangrove Klub Penggemar Choi Jungeun ‘izna’ dan SNSD (Girls’ Generation) di SMC Jateng, Semarang Capai 100%

Semarang - KeMANGI. KeMANGI kembali melaksanakan kegiatan pemantauan bibit mangrove hasil program Adopsi Mangrove, kegiatan ini dilaksanakan pada bulan ke-3 setelah penanaman. Dalam hal ini, KeMANGI melaksanakan kegiatan pemantauan yang terdiri dari kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) untuk mengetahui persentase kelulushidupan dan pertumbuhan bibit mangrove. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan persentase kelulushidupan bibit mangrove tetap tinggi serta terjaga kualitas pertumbuhannya. (4/11/2025). 

Kegiatan pemantauan dilakukan pada bulan ke-3 setelah penanaman karena pada usia tersebut bibit mangrove umumnya telah melewati masa adaptasi terhadap lingkungan dan fase kritis pertumbuhan awal. Pemantauan kali ini dilakukan oleh Bambang J. Laksono (Staf Koordinator Hubungan Masyarakat dan Lapangan) dan Rena Sagita (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan) yang memantau bibit hasil Adopsi Mangrove klub penggemar Choi Jungeun ‘izna’ yang berjumlah 4 bibit dan SNSD (Girl’s Generation) yang berjumlah 20 bibit. 

“Pada hari ini kami melaksanakan pemantauan bibit mangrove hasil dari program Adopsi Mangrove yang telah ditanam di Bulan Agustus 2025. Hal ini dikarenakan pemantauan dilakukan tiga bulan setelah penanaman yang dianggap bibit mangrove telah beradaptasi dengan lingkungannya,” kata Bambang. “Pada bulan ke-3 ini, pemantauan dilaksanakan untuk mengetahui persentase kelulushidupan dan pertumbuhan bibit dari program Adopsi Mangrove, hal ini juga harapannya dapat dilakukan evaluasi terhadap hasil yang didapatkan,” tambahnya. 

Hasil monev menunjukkan bahwa bibit mangrove memiliki persentase kelulushidupan sempurna, yakni 100% untuk kedua hasil Adopsi Mangrove. Sementara untuk persentase pertumbuhan dari tinggi bibit tiga bulan yang lalu, bibit dari klub penggemar Choi Jungeun ‘izna’ memiliki persentase 34,15% dan SNSD (Girl’s Generation) memiliki persentase 26,83%. 

“Hasil dari pemantauan hari ini menunjukkan nilai yang baik dan sempurna di mana bibit yang telah ditanam berhasil tumbuh dengen persentase kelulushidupan sebesar 100% dan dengan masing-masing persentase pertumbuhan dari klub penggemar Choi Jungeun ‘izna’ dan SNSD (Girl’s Generation) sebesar 34,15% dan 26,83% dari tinggi bibit penanaman,” kata Rena. “Semoga hasil yang baik ini dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat global terhadap pentingnya ekosistem mangrove, baik bagi lingkungan sekitarnya maupun dalam upaya mitigasi perubahan iklim melalui penghapusan jejak emisi karbon,” tambahnya. 

Mangrove memiliki kemampuan luar biasa dalam menyimpan karbon, baik melalui biomassa maupun substratnya yang kaya bahan organik. Kondisi substrat yang bersifat anaerobik memungkinkan akumulasi karbon dalam jumlah besar dan membuatnya tersimpan dalam jangka waktu yang sangat lama. Sebagian besar karbon berada di dalam sedimen sehingga ekosistem mangrove menjadi salah satu penyumbang utama karbon biru di bumi. 

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00–11.00 WIB ini berjalan baik dan lancar yang diakhiri dengan sesi pendokumentasian hasil pemantauan untuk keperluan pelaporan dan evaluasi lebih lanjut. (ADM/ARH/BJL/AP).

No comments:

Post a Comment