19.2.26

Dalam Rangka Program Ayo Beraksi Awarding Trip, Telkom Indonesia Kunjungi SPOM Semarang

Semarang - KeMANGI. Dalam rangka Program Ayo BerAksi Awarding Trip, panitia dan para pemenang Ayo BerAksi Telkom Indonesia mengunjungi Sentra Produk Olahan Mangrove (SPOM) Semarang. Pada kesempatan tersebut, KeMANGI beserta afiliasinya mendampingi sekaligus menyambut kunjungan ke tiga kelompok pengolah yang berada di SPOM Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada para pemenang Program Ayo BerAksi, sekaligus membuka kesempatan bagi mereka untuk berkontribusi secara langsung dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. (12/2/2026).

SPOM Semarang merupakan pusat produk olahan mangrove bukan kayu yang terletak di Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah (Jateng). Pengembangan ini dirintis dan dibangun oleh KeSEMaT bekerja sama dengan PT PLN Indonesia Power Jakarta dan Semarang sejak tahun 2012. SPOM Semarang berfungsi sebagai tempat untuk mengolah berbagai produk mangrove dengan tujuan untuk memberdayakan masyarakat pesisir melalui ekonomi berbasis lingkungan. 

Panitia dan pemenang Program Ayo BerAksi yang berjumlah sekitar 20 orang berkunjung ke tiga kelompok di SPOM Semarang, antara lain Arjuna Berdikari yang berfokus pada pengolahan kopi mangrove dengan label Kopi Mangrove Arjuna, Bina Citra Karya Wanita yang berfokus pada jajanan mangrove dengan label Mbak Jamat, dan Srikandi Pantura yang berfokus pada batik mangrove dengan label Mas Bamat dan Mbah Sumat. 

Rena Sagita (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan) menjelaskan bahwa pengembangan SPOM Semarang berawal dari kerja sama KeSEMaT dengan PT PLN Indonesia Power Jakarta dan Semarang yang dalam rangka peningkatan kelembagaan dan kualitas produk dari setiap kelompok sehingga muncul ekonomi alternatif baru guna meningkatkan nilai ekonomi di wilayah pesisir Semarang. 

“SPOM Semarang merupakan pusat produk olahan mangrove bukan kayu yang diproduksi oleh masyarakat pesisir di Semarang. Dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya pesisir yang tersedia, masyarakat setempat terus berupaya mengembangkan dan menghadirkan berbagai inovasi produk berbasis mangrove,” terang Rena. “Upaya tersebut diperkuat melalui peningkatan kapasitas kelembagaan dan kualitas produk sebagai hasil kerja sama antara KeSEMaT dan PT PLN Indonesia Power wilayah Jakarta dan Semarang. Kolaborasi ini mendorong penguatan ekonomi masyarakat pesisir melalui pengembangan usaha berbasis mangrove yang berkelanjutan,” tambahnya. 

Kunjungan pertama dilaksanakan di pusat produksi Kelompok Bina Citra Karya Wanita dan Srikandi Pantura. Di sana panitia dan para pemenang Program Ayo BerAksi diajak melihat langsung proses pembutan batik mangrove dengan metode cap beserta proses pewarnaannya dan pembuatan dan mencicipi jajanan mangrove berupa cendol mangrove yang dipraktikkan oleh Mufidah (Ketua Kelompok Bina Citra Karya Wanita dan Srikandi Pantura). 

“Ternyata mangrove dapat dijadikan olahan produk bukan kayu, seperti cendol mangrove yang sedang saya minum ini, kemudian dapat dimanfaatkan menjadi pewarna alami batik, jadi keren banget ternyata mangrove ini,” kata Eko Wahyudi (Telkom Indonesia) “Harapannya produk seperti ini dapat direplikasi di tempat lain dengan kegiatan pemanfaatan yang ramah lingkungan ini. Terakhir, untuk kegiatan pembuatan batik dan jajanan mangrovenya seru dan keren banget, terima kasih!,” sambungnya. 

Setelah itu, kunjungan dilanjutkan ke tempat produksi kopi mangrove dengan label Kopi Mangrove Arjuna. Di lokasi tersebut, panitia dan para pemenang Program Ayo BerAksi diajak untuk melihat secara langsung proses produksi, mulai dari pengolahan bahan hingga tahap penyajian yang dipraktikkan oleh Ferry A. Istiasmara (Ketua Kelompok Arjuna Berdikari). 

Selain itu, para pemenang Program BerAksi juga berkesempatan mencicipi kopi mangrove yang telah diproduksi sebagai bentuk pengalaman langsung terhadap salah satu produk unggulan masyarakat pesisir. 

“Kali ini kami mencoba cita rasa baru yang dihasilkan dari produk kopi mangrove ini, tetapi produk kopi ini tidak biasa dikarenakan terdapat bahan yang unik berupa buah mangrove sebagai penambah cita rasa dan manfaat serta kandungan gizinya yang baik,” ujar M. Afdhal Syahrullah (Telkomsel Indonesia). “Cita rasa yang dimiliki kopi mangrove ini cukup unik serta struktur dan tekstur yang lebih halus dari kopi-kopi pada umumnya. Ayo kita coba Kopi Mangrove Arjuna, berbeda dari kopi-kopi yang lain,” pungkasnya. 

Kemudian kunjungan yang dimulai pukul 13.00 hingga 15.30 WIB ini ditutup dengan diskusi dan bincang bersama ketua kelompok pengolah serta foto bersama di lokasi produksi produk olahan mangrove bukan kayu di SPOM Semarang. (ADM/ARH/RS/AP).

No comments:

Post a Comment