Program ini diinisiasi untuk memfasilitasi partisipasi individu, lembaga, dan komunitas yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian mangrove, tetapi memiliki keterbatasan waktu, akses, atau sumber daya untuk terlibat langsung di lapangan.
Melalui Adopsi Mangrove, mereka tetap dapat berkontribusi secara nyata dalam penanaman dan pemantauan perkembangan bibit mangrove secara berkelanjutan
Namun kini, Adopsi Mangrove juga dapat dijadikan sebagai sarana perayaan, pemberian hadiah, dan ungkapan rasa syukur oleh berbagai kalangan, baik individu, lembaga, maupun komunitas.
Selain sebagai bentuk pelestarian ekosistem mangrove, Adopsi Mangrove sekaligus menjadi momen yang spesial dan bermakna bagi berbagai kalangan tersebut.
Kali ini, Adopsi Mangrove dilaksanakan oleh klub penggemar untuk merayakan ulang tahun sang idola yang menanam empat bibit mangrove berjenis Rhizophora mucronata di SMC Jateng, Semarang.
Bibit mangrove tersebut diadopsi oleh klub penggemar Park Jong Seong atau yang lebih dikenal dengan Jay Park ENHYPEN, dalam rangka merayakan ulang tahun Jay Park ENHYPEN. Jay lahir 20 April 2002, Ia merupakan penyanyi Korea Selatan-Amerika Serikat yang merupakan anggota dari boy band ENHYPEN.
Kegiatan Adopsi Mangrove dilaksanakan oleh Tim KeMANGI yang diwakili oleh Bambang J. Laksono (Staf Koordinator Hubungan Masyarakat dan Lapangan), Rena Sagita (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan), Hikmah Rezki B. (Mahasiswa Magang), dan Resti A. Triani (Mahasiswa Magang) menyambut baik dan membantu melaksanakan kegiatan tersebut.
“Saya ucapkan terima kasih kepada klub penggemar Park Jong Seong (Jay Park ENHYPEN) yang melaksanakan kegiatan penanaman dan pemantauan bibit mangrove sekaligus merayakan ulang tahun idolanya,” kata Bambang. “Saya ucapkan selamat ulang tahun kepada Park Jong Seong (Jay Park ENHYPEN), semoga sukses selalu dalam perjalanan karirnya. Semoga bibit yang ditanam juga dapat bermanfaat bagi wilayah pesisir, masyarakat, dan upaya mengurangi dampak perubahan iklim,” tambahnya.
Dengan menggabungkan rasa kagum terhadap idola dan bentuk kepedulian terhadap kelestarian ekosistem mangrove, kegiatan ini menjadi wujud perayaan yang tidak hanya memiliki nilai emosional, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan alam.
Melalui partisipasi dalam aksi ini, setiap penggemar memiliki kesempatan untuk menyampaikan dukungan mereka secara lebih bermakna, sekaligus mengambil peran aktif dalam upaya mitigasi perubahan iklim.
Keseluruhan kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00–11.00 WIB ini berlangsung dengan baik dan lancar yang ditutup dengan pendokumentasian kegiatan. (ADM/ARH/BJL/AP).
No comments:
Post a Comment